JAMU SEHAT UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI ARITMETIKA SOSIAL DI SMPN 10 SEMARANG

 

SARI

 

 

Miftahudin. 2016. “Jamu Sehat sebagai Upaya Meningkatkan Kompetensi Aritmetika Sosial di SMPN 10 Semarang Kota Semarang”. Best Practice. Disajikan dalam Rangka Pemilihan Guru Berprestasi Jenjang SMP/MTs Tingkat Nasional Tahun 2016. 

 

Peningkatan kompetensi materi aritmetika sosial menjadi salah satu pencapaian kompetensi dasar yang bermuara pada peningkatan mutu pendidikan.   Karya tulis ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran mengenai: (1) peningkatan kompetensi aritmetika sosial dengan jamu sehat, dan (2) hasil atau dampak dari pelaksanaan pembelajaran peningkatan kompetensi aritmetika sosial melalui jamu sehat.

Karya tulis ini merupakan pengalaman pelaksanaan pembelajaran di SMPN 10 Semarang dalam bentuk best practice. Pengalaman selama dua tahun melaksanakan pembelajaran aritmetika sosial melalui jamu sehat terdiri atas: (1) peningkatan kompetensi materi aritmetika sosial, (2) peningkatan keaktifan peserta didik dalam belajar, (3) diperolehnya data dari berbagai narasumber dan (4) terbentuknya brosur, menu, presentasi power point dan jamu sehat.

Dampak dari pelaksanaan pembelajaran aritmetika sosial melalui jamu sehat adalah: (1) keuntungan yang diperoleh  pedagang kantin menjadi lebih besar, (2) semakin banyak peserta didik yang  melakukan perilaku sehat dan membawa bekal dari rumah, (3) berubahnya kantin murah menjadi kantin sehat, (4) guru selain mata pelajaran Matematika dapat ikut mengambil penilaian, (5) adanya kerja sama dengan Jerman, (6) diundang sebagai nara sumber kegiatan Talk of Profession yang diselenggarakan FMIPA UNNES, dan (7) dimuatnya artikel di Jawa Pos.

 Berdasarkan pengalaman ini direkomendasikan agar (1) guru melaksanakan pembelajaran dengan jamu,  (2) kepala sekolah perlu memfasilitasi kegiatan pembelajaran yang melibatkan banyak pihak, dan (3) dinas pendidikan perlu menyebarluaskan hasil kegiatan agar lebih bermakna